Laporan
Konsep Design Poster, Webblog dan Film
Disusun untuk Memenuhi
Tugas Besar Mata Kuliah Teknik Komunikasi (TKP050)
Disusun
oleh:
KELOMPOK
1
1. Jessyca
Firsta As 21040111060001
2. Eriska
Lutviasari 21040111060005
3. Rizqy
Yuniarti 21040111060007
4. Zulkarnaen
Evendi 21040111060040
5. Novy
Anathasya Purba 21040111060041
6. Arina
Romadhoni 21040111060044
7. Dyah
Ayu Mudaningsih 21040111060046
8. Banu
Jatu Esmoyo 21040111060054
9. Muh
Isra’Calvin 21040111060065
PROGRAM STUDI DIPLOMA III
PERENCANAAN
WILAYAH DAN KOTA
FAKULTAS
TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga laporan yang berjudul “Laporan Konsep
Design Poster, Webblog dan Film “ dapat kami selesaikan.
Penyusunan laporan ini merupakan salah satu syarat guna
melengkapi tugas mata kuliah Teknik Komunikasi yang ada di Program Studi Diploma
III Perencanaan Wilayah dan Kota. Mengingat cakupan Perencaan Wilayah dan Kota
yang cukup luas maka dirasa perlu adanya spesifikasi materi agar lebih detail
dalam pemahamannya.
Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah
membantu dalam penyusunan laporan ini, terutama kepada dosen pembimbing mata kuliah Teknik
Komunikasi. Dalam
penyusunan laporan ini kami selaku tim penyusun menyadari bahwa laporan ini masih
jauh dari sempurna, baik dari teknis penulisan maupun materinya, mengingat kami
masih dalam tahap belajar. Untuk itu kami mengharap kritik dan saran guna
perbaikan penyusunan laporan yang akan datang.
Penyusun
Kelompok
1 Teknologi Komunikasi
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR.………………………………………………………….i
DAFTAR ISI……………………………………………………………………..ii
BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………. 1
1.1 Latar Belakang ……………………………………………………………….1
1.2
3.Tujuan………………………………………………………………..2
1.2.2.
Sasaran………………………………………………………………2
1.3.Manfaat………. …………………………………………………………….2
1.4. Ruang Lingkup………………….…..……………………………………..2
1.5. Kontribsi Anggota Kelompok.……………………..………………………3
1.6. Sistematika Penulisan………………………………………………………3
BAB II KAJIAN TEORI…………………………………….………………….4
2.1. Dasar Teori…………………………………….……………………………4
2.1.1.
KomunikASI…………………………………….………………….4
2.1.2
Poster………………………………………………..……………….7
2.1.3
Website………………………….…………………..……………….9
2.1.4.
FIlm………………………….………………….…………………….12
LAMPIRAN
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Telekomunikasi
adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi, dari suatu tempat ke tempat
lain. Dalam bidang komunikasi,
istilah media yang sering kita sebut sebenarnya adalah penyebutan singkat dari media komunikasi. Media komunikasi sangat
berperan dalam mempengaruhi perubahan masyarakat. Televisi dan radio adalah
contoh media yang paling sukses menjadi pendorong perubahan.
Istilah komunikasi
berasal dari kata Latin Communicare
atau Communis yang berarti sama
atau menjadikan milik bersama. Kalau kita berkomunikasi dengan orang
lain, berarti kita berusaha agar apa yang disampaikan kepada orang lain
tersebut menjadi miliknya. Beberapa definisi komunikasi adalah:
1. Komunikasi adalah kegiatan pengoperan lambang
yang mengandung arti/makna yang perlu dipahami bersama oleh pihak yang terlibat dalam kegiatan
komunikasi (Astrid).
2. Komunikasi adalah kegiatan perilaku atau
kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau perasaan
(Roben.J.G).
3. Komunikasi adalah sebagai pemindahan informasi
dan pengertian dari satu orang ke orang lain (Davis, 1981).
4. Komunikasi adalah berusaha untuk mengadakan
persamaan dengan orang lain (Schram,W)
5. Komunikasi
adalah penyampaian dan memahami pesan dari satu orang kepada orang lain,
komunikasi merupakan proses sosial (Modul PRT, Lembaga Administrasi).
1.2
Tujuan dan Sasaran
1.2.1 Tujuan
Tujuan dalam pembuatan buku laporan
konsep design dengan tema “Visit Jateng” adalah untuk
mempublikasikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Jawa Tengah, mengenai
tempat – tempat pariwisata yang ada di Provinsi Jawa Tengah.
1.2.2 Sasaran
Sasaran dari pembuatan buku laporan dengan
konsep design bertema “Visit Jateng”, yaitu :
1. Memperkenalkan
tempat-tempat pariwisata di Provinsi Jawa Tengah
2. Pembuatan
film yang berfungsi sebagai terapan kampanye publik penulis.
3. Pembuatan
Poster yang berfungsi sebagai media promosi sesuai dengan tema “Visit Jateng”.
4. Merancang
(Design) Web yang berfungsi sebagai pemberian informasi sesuai dengan tema yang
akan penulis berikan.
1.3
Manfaat
Manfaat yang didapatkan dari pembuatan
buku laporan konsep design dengan tema “Visit Jateng” adalah pengetahuan yang
didapat oleh masyarakat tentang potensi pariwisata di Provinsi Jawa Tengah.
1.4 Ruang Lingkup
Ruang lingkup materi dalam pembuatan
buku laporan konsep design yaitu :
1. Memperkenalkan
potensi pariwisata Provinsi Jawa Tengah.
2. Menghasilkan
produk akhir berupa poster,website
dan film.
3. Mempublikasikan
produk akhir sehingga dapat mengubah mind-set seseorang untuk berwisata di
Provinsi Jawa Tengah.
1.5 Kontribusi
Anggota Kelompok
Kelompok
kami terdiri dari sembilan anggota. Untuk menyelesaikan tugas besar mata kuliah
Teknik Komunikasi ini, kelompok kami dibagi menjadi tiga penanggung jawab.
Berikut pembagian penanggung jawab kelompok kami :
Ø Penanggung
jawab pembuatan poster & film:
1. Novi
Anatasya purba
2. Zulkarnaen
Evendi
3. Muh
isra kelvin
Ø Penanggung
jawab pembuatan website :
1. Banu
Jatu Kusmaya
2. Rizky
Yuniarti
Ø Penanggung
jawab pembuatan laporan :
1. Jessyca Firsta As.
2. Eriska
Lutviasari
3. Arina
Romadhani
4. Dyah
Ayu M.
1.6 Sistematika
Penulisan
Sistematika
penyusunan laporan ini adalah sebagai berikut :
BAB
I PENDAHULUAN
Berisi
latar belakang, tujuan, sasaran, manfaat, ruang lingkup materi, dan sistematika penulisan.
BAB II KAJIAN TEORI
Bab ini berisi teori
dasar, media peralatan dan sofware yang dibutuhkan dalam pembuatan tugas
–tugas.
BAB III KONSEP DESIGN
Bab ini berisi tentang konsep
pembuatan poster, website, dan film.
BAB IV PENUTUP
Berisi tentang kesimpulan dan saran.
BAB
II
KAJIAN TEORI
2.1 Dasar Teori
2.1.1 Komunikasi
Komunikasi adalah keterampilan
yang sangat penting dalam kehidupan manusia, dimana dapat kita lihat komunikasi dapat terjadi
pada setiap gerak langkah manusia. Manusia adalah makhluk sosial yang
tergantung satu sama lain dan mandiri serta saling terkait dengan orang lain
dilingkungannya. Satu-satunya alat untuk dapat berhubungan dengan orang lain dilingkungannya adalah komunikasi
baik secara verbal maupun non verbal ( bahasa tubuh dan isyarat yang banyak
dimengerti oleh suku bangsa).
Istilah komunikasi berasal dari kata Latin Communicare atau Communis yang berarti sama atau menjadikan milik bersama. Kalau kita
berkomunikasi dengan orang lain, berarti
kita berusaha agar apa yang
disampaikan kepada orang lain tersebut menjadi miliknya.
Jenis
komunikasi terdiri dari:
1. Komunikasi verbal dengan kata-kata;
2. Komunikasi non verbal
disebut dengan bahasa tubuh;
3. Komunikasi visual;
4. Komunikasi audio visual;
5. Komunikasi multimedia;
1. Komunikasi Verbal
mencakup aspek-aspek berupa:
a.
Vocabulary (perbendaharaan
kata-kata). Komunikasi tidak akan efektif bila pesan disampaikan dengan
kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah kata menjadi penting dalam
berkomunikasi.
b.
Racing (kecepatan). Komunikasi
akan lebih efektif dan sukses bila
kecepatan bicara dapat diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu
lambat.
c.
Intonasi suara akan mempengaruhi arti
pesan secara dramatik sehingga pesan
akan menjadi lain artinya bila diucapkan
dengan intonasi suara yang berbeda. Intonasi suara yang tidak proposional
merupakan hambatan dalam berkomunikasi.
d.
Humor dapat meningkatkan
kehidupan yang bahagia. Dugan (1989), memberikan catatan bahwa dengan tertawa
dapat membantu menghilangkan stress dan
nyeri. Tertawa mempunyai hubungan fisik dan psikis dan harus diingat bahwa
humor adalah merupakan satu-satunya
selingan dalam berkomunikasi.
e.
Singkat dan jelas Komunikasi akan efektif bila disampaikan secara singkat
dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih mudah dimengerti.
f.
Timing (waktu yang tepat) adalah hal kritis yang
perlu diperhatikan karena berkomunikasi akan berarti bila seseorang bersedia untuk berkomunikasi, artinya dapat
menyediakan waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang disampaikan.
2. Komunikasi Non Verbal
Komunikasi non verbal adalah penyampaian pesan tanpa
kata-kata dan komunikasi non verbal
memberikan arti pada komunikasi verbal.
Yang termasuk komunikasi non verbal :
a. Ekspresi wajah
Wajah merupakan sumber yang kaya dengan
komunikasi, karena ekspresi wajah cerminan suasana emosi seseorang.
b.
Kontak mata
Merupakan sinyal alamiah
untuk berkomunikasi. Dengan mengadakan kontak mata selama berinterakasi atau tanya jawab berarti orang tersebut terlibat
dan menghargai lawan bicaranya dengan kemauan untuk memperhatikan bukan sekedar mendengarkan. Melalui kontak
mata juga memberikan kesempatan pada
orang lain untuk mengobservasi yang lainnya
c.
Sentuhan
Bentuk komunikasi
personal mengingat sentuhan lebih
bersifat spontan dari pada komunikasi verbal. Beberapa pesan seperti perhatian yang sungguh-sungguh,
dukungan emosional, kasih sayang atau
simpati dapat dilakukan melalui sentuhan.
d.
Postur tubuh dan gaya berjalan
Cara seseorang berjalan,
duduk, berdiri dan bergerak memperlihatkan ekspresi dirinya. Postur tubuh dan
gaya berjalan merefleksikan emosi, konsep diri, dan tingkat kesehatannya.
e.
Sound (Suara)
Rintihan, menarik nafas
panjang, tangisan juga salah satu
ungkapan perasaan dan pikiran
seseorang yang dapat dijadikan komunikasi. Bila dikombinasikan dengan
semua bentuk komunikasi non verbal
lainnya sampai desis atau suara
dapat menjadi pesan yang sangat
jelas.
f.
Gerak isyarat
Gerak yang dapat mempertegas pembicaraan. Menggunakan isyarat sebagai
bagian total dari komunikasi seperti
mengetuk-ngetukan kaki atau mengerakkan tangan
selama berbicara menunjukkan seseorang dalam keadaan stress
bingung atau sebagai upaya untuk menghilangkan stress.
3. Komunikasi Visual
Komunikasi
Visual merupakan media komunikasi melalui penglihatan. Komunikasi visual merupakan sebuah rangkaian proses
penyampaian kehendak atau maksud tertentu kepada pihak lain dengan penggunaan
media penggambaran yang hanya terbaca oleh indera penglihatan. Komunikasi
visual menkombinasikan seni, lambang, tipografi, gambar, desain grafis, ilustrasi, dan warna dalam penyampaiannya.
4. Komunikasi Audio Visual
Komunikasi audio visual adalah proses penyampaian pesan
atau informasi dari sumber kepada satu penerima atau lebih dengan cara
memvisualisasikan sekaligus memperdengarkan isi pesan atau informasi kepada
penerima dengan melalui media yang menunjangnya. Media yang menunjangnya itu
adalah media elektronik.
Contohnya seperti televisi, VCD player, DVD player,
computer dan lain - lainnya yang bisa digunakan untuk memvisualisasikan
sekaligus memperdengarkan isi pesan dan informasi tersebut. Bentuk aplikasinya
dari komunikasi visual itu bisa berbentuk film yang bersifat entertain maupun
informatif dan iklan seperti yang sering kita lihat di televisi.
5. Komunikasi Multimedia
Multimedia adalah penggunaan
komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan
video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat
bernavigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Bila dibandingkan dengan
informasi dalam bentuk teks (huruf dan angka) yang umumnya terdapat pada
komputer saat ini, tentu informasi dalam bentuk multimedia yang dapat diterima
dengan kedua indra penglihatan manusia dalam bentuk yang sesuai dengan aslinya
atau dalam dunia yang sesungguhnya.
2.1.2 Poster
Poster merupakan sarana komunikasi satu
arah dalam bentuk tulisan dan gambar, yang befungsi untuk menyampaikan
suatu pesan kepada masyarakat yang melihat. Atau poster disebut sebagai media yang dibuat
untuk mempromosikan dan menyampaikan suatu informasi kepada pembaca atau yang
melihat. Penyampaianya biasanya dengan cara ditempel di dinding, permukaan bidang
datar dan tempat – tempat lainnya dengan
sifat menarik perhatian mata.
Prinsip
– prinsip dalam tata rupa dan desain grafis adalah
1. Unity (Kesatuan)
Kesatuan merupakan
salah satu prinsip dasar tata rupa yang sangat penting. Tidak adanya kesatuan
dalam sebuah karya rupa akan membuat karya tersebut terlihat cerai-berai,
kacau-balau yang mengakibatkan karya tersebut tidak nyaman dipandang.
Prinsip ini
sesungguhnya adalah prinsip hubungan. Jika salah satu atau beberapa unsur rupa
mempunyai hubungan (warna, raut, arah, dll), maka kesatuan telah tercapai.
2.
Balance (Keseimbangan)
Karya seni dan
desain harus memiliki keseimbangan agar nyaman dipandang dan tidak membuat
gelisah. Seperti halnya jika kita melihat pohon atau bangunan yang akan roboh,
kita measa tidak nyaman dan cenderung gelisah. Keseimbangan adalah keadaan yang
dialami oleh suatu benda jika semua dayan yang bekerja saling meniadakan. Dalam bidang seni
keseimbangan ini tidak dapat diukur tapi dapat dirasakan, yaitu suatu keadaan
dimana semua bagian dalam sebuah karya tidak ada yang saling membebani.
3.
Simplicity
(kesederhanaan)
Mewakili banyak issue dan materi problematis,pengelompokan data kompleks,
dan pembatasan kata 15-20.
4. Emphasis (penekanan)
Prinsip ini yang terpenting
dalam mendesain poster. Penekanan bisa dicapai dengan membuat slogan atau judul
yang lebih menonjol dari elemen desain lain berdasarkan urutan prioritas.
Penekanan bisa dicapai dengan perbandingan ukuran, latar belakang yang kontras
dengan tulisan atau gambar,perbedaan warna yang mencolok, memanfaatkan ‘white
space’ atau bidang kosong, perbedaan jenis, ukuran dan warna huruf.
Agar poster yang kita buat dapat
menarik, maka dalam pembuatan poster ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Salah satunya adalah penggunaan komposisi warna. Ada enam karakteristik
komposisi warna, yaitu:
1. Warna Hangat
Meliputi warna merah, kuning, coklat, dan jingga. Dalam lingkaran
warna terutama warna-warna yang berada dari merah ke kuning.
2. Warna Sejuk
Dalam lingkaran warna terletak dari hijau ke ungu
melalui biru.
3. Warna tegas
Meliputi warna biru, merah, kuning, putih,dan hitam.
4. Warna tua/gelap
Meliputi warna-warna
tua yang mendekati warna hitam (coklat tua, biru tua).
5. Warna muda/terang
Meliputi warna-warna yang mendekati warna putih.
6. Warna tenggelam
Meliputi
semua warna yang diberi campuran
abu-abu.
2.1.3 Website
Website atau situs dapat diartikan
sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam
atau gerak, data animasi, suara, video dan
gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang
membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing
dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Ada hal penting dalam
pembuatan web desig, antara lain :
1. Guiding
the Eye
Hal pertama yang harus diperhatikan
designer adalah mengarahkan user untuk melihat apa yang kita fokuskan pada web
kita, contohnya logo, banner, title,dll.
Ini merupakan bagaimana cara kita mengatur element -element pada design
kita. Seperti contoh kecilnya logo. Biasanya
element inilah yang pertama kali di lihat oleh pengunjung. Hal ini dikarenakan anda
memberikan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan element-element yang
lain, dan penempatan element, dimana sebagian besar user melihat bagian itu
untuk yang pertama kali (di sudut kiri atas). Inilah
yang dimaksud dengan guiding the eye.
2. Space
Pada saat pertama kali men-design,
rata-rata orang menganggap bahwa halaman yang kosong merupakan suatu hal yang
buruk. Padahal ini tidak selamanya
buruk. Space berguna untuk membuat nyaman para user untuk melihat isi web kita.
3. Navigation
Peran dari
navigation adalah untuk menunjukkan apa yang ada di dalam
web tersebut ataupun untuk
menunjukkan sekarang kita sedang berada ditampilan yang mana. Ada
2 hal penting dalam navigation :
a.
Navigation
Button
pada website merupakan alat penunjuk untuk user agar mengetahui kemana mereka
akan melangkah. Sehingga, kita harus meletakkan button pada tempat dimana user
dapat mudah melihatnya. Dan berikan navigasi yang mudah untuk user. Misalnya,
memberikan feedback perubahan warna ketika user memilih button itu, ataupun feedback
yang lain.
b.
Orientation
Untuk
website yang kecil kita dapat memberikan title page dimana si user saat ini (di
atas page), ataupun dengan cara lain. Untuk website yang besar biasannya
dibutuhkan breadcrumb. Breadcrumb merupakan element seperti peta navigasi yang
menunjukkan dimanakah user berada saat ini.
4. Typography
Hal
- hal yang harus
diperhatikan dalam typography adalah:
a. Pemilihan Font
Pemilihan
font sangat mempengaruhi identitas design kita. Jadi, pilih font yang sesuai
dengan design yang anda buat.
b. Font Sizes
Pada
jaman dahulu banyak sekali orang yang menggunakan small teks pada site nya.
Sekarang orang-orang mulai menyadari bahwa teks adalah sesuatu yang akan
dibaca, dan bukan pilihan yang baik jika kita memberikan size yang kecil.
Sehingga atur font size anda yang dapat membuat user nyaman pada saat membaca.
c. Spacing
Space
antara element satu dengan yang lain, atupun space antar paragraph sangat
mempengaruhi kenyaman para user. Begitupun dalam typography, kita harus
mengatur space antar kata agar user dapat membaca isi web kita dengan nyaman.
d. Line Height
Prinsip
dasarya adalah jangan pernah membuat line height yang sangat besar. Hal ini
dapat menyebabkan para user kesulitan untuk membaca dan memahami isi site anda.
e. Color
Berikan
contrast yang cukup untuk teks, sehingga user tidak kesulitan dalam membaca
teks anda di tengah element - element yang ada.
f. Paragraphing
Pengaturan
paragraph juga mempengaruhi dalam site yang kita buat, sebelumnya banyak
orang biasa menggunakan justified atau
center. Tapi pemilihan paragraph ini akan mengakibatkan auto space yang
akhirnya membuat user tidak nyaman dalam membaca teks kita. Jadi left aligned
termasuk lebih baik.
g. Usability
Tujuan dari pembuatan website tidak sekedar menampilkan gambar yang
baik. Tapi adalah bagaimana kita menyampaikan informasi dan membuat user dapat
berinteraksi dengan baik di site kita. Inilah yang disebut dengan usability.
h. Alignment
Alignment atau perataan
kanan kiri akan membuat design anda tersusun lebih rapi dan mudah dipahami.
Jika diperlukan gunakan tool yang ada misalnya 960 grid.
i. Clarity
(Sharpness)
Pembuatan design yang crisp and
sharp sangat penting dalam web design. Darimana kita mendapatkannya, itu semua
berhubungan dengan pixel. Dalam
photoshop, semua pixel dapat diatur dengan perfect.
j. Consistency
Konsisten
adalah membuat semuanya menjadi match. Heading sizes, font choices, coloring,
button styles, spacing, design elements, illustration styles, photo choices,
dan lain lain. Semuanya harus sesuai dengan tema design yang anda buat.
Cara mudah untuk me-maintaince kosistensi anda adalah membuat keputusan yang
tegas di awal dan tidak berubah. Tentu banyak sesuatu yang berubah pada saat
proses mendesign, jadi tetap konsisten dengan apa yang anda pilih sebelumnya.
2.1.4 Film
Film adalah salah satu bentuk karya seni
audio visual yang menjadi fenomena dalam kehidupan modern, setelah ditemukan
media untuk mengapresiasikan tentunya. Film merupakan seni mutakhir dari abad
20 yang dapat, menghibur, mendidik, melibatkan perasaan, merangsang pemikiran
dan memberikan dorongan terhadap penontonnya. Film juga memiliki kebebasan
dalam menyampaikan informasi atau pesan-pesan dari pembuat film kepada
penontonnya. Dalam pembuatan film,perlu adanya komunikasi yang baik antara
sutradara dan para pemain film.
Setiap film selalu memiliki genre atau jenis film yang
akan di angkat. Genre merupakan sebuah metode
indetifiksasi untuk menentukan jenis dari film. Cara menentukan genre dapat di
lihat dari berberapa aspek, seperti: setting film, mood film, format film, dan
grup penonton (anak-anak, remaja, dewasa). Jenis genre ada bermacam, seperti:
film documenter, film pendek, film cerita panjang, iklan televisi, program
televisi, dan video klip.
Dalam film selalu terkandung
sebuah sinopsis. Sipnosis
merupakan ringkasan cerita cerpen. Ringkasan cerpen adalah bentuk pemendekan
dari sebuah cerpen dengan tetap memperhatikan unsur-unsur intrinsic cerpen
tersebut. Membuat sinopsis merupakan suatu cara yang efektif untuk menyajikan
cerita yang panjang dalam bentuk yang singkat. Dalam sinopsis, keindahan gaya
bahasa, ilustrasi, dan penjelasan-penjelasan dihilangkan, tetapi tetap
mempertahankan isi dan gagasan umum pengarang.
Selain sinopsis, hal yang terpenting
dalam pembuatan film adalah skenario. Tanpa adanya skenario para pemain tidak
dapat memerankan film. Skenario merupakan sebuah naskah cerita yang menguraikan
urut-urutan adegan, tempat, keadaan, dan dialog, yang disusun dalam konteks
struktur dramatik. Pengertian scenario secara umum adalah urutan cerita yang
disusun oleh seseorang agar suatu peristiwa terjadi sesuai dengan yang
diinginkan.Sedangkan pengertian scenario secara khusus adalah naskah cerita
yang ditulis dengan istilah-istilah kamera yang digunakan sebagai panduan untuk
pembuatan sebuah tayangan.
2.2 Media Peralatan dan Software
2.2.1 Media Peralatan
Peralatan yang digunakan selama
pembuatan tugas teknik komunikasi ini antara lain :
1. Alat
Transportasi
Minimal
alat transportasi yang digunakan adalah sepeda motor. Alat transportasi ini
digunakan untuk melakukan survey lapangan dan juga syuting dalam pembuatan
film.
2. Handycam
Handycam
ini digunakan untuk mengambil gambar dari tiap adegan pada saat pembuatan film.
3. Kamera
Digital
Selain
handycam, alat lain yang digunakan adalah Kamera digital. Kamera ini digunakan
untuk mengambil foto lokasi dan juga foto dari anggota kelompok.
4. Laptop
dan Printer
Komputer
dan printer ini digunakan untuk mengolah data dalam pembuatan film, website,
poster, maupun buku dengan menggunakan beberapa software tertentu.
2.2.2 Media Software
Ada beberapa software tertentu yang
digunakan dalam pengolah data, yaitu :
1. Adobe
Photoshop
Program
yang digunakan untuk mengolah gambar yang digunakan untuk pembuatan poster.
2. Corel
draw
Program
yang digunakan untuk mengolah gambar berbasis vector yang digunakan dalam
proses pembuatan poster.
3. Blogspot
Salah
satu program yang digunakan dalam pembuatan website.
4. Ulead
Ultimate Video 11
Program
yang digunakan untuk membuat atau mengedit film, kelompok kami memilih Ulead
Ultimate Video 11 karena lebih mudah dalam pengeditannya, lebih banyak efek
yang bisa digunakan dan lebih futuristik.
5. Windows
Movie Maker dan Ulead
Ada dua jenis software pengeditan video yang akan kami
gunakan. Hal ini dilakukan untuk pengefektifan waktu. Ada beberapa orang yang
mengedit menggunakan ulead dan beberapa orang lagi menggunakan movie maker.
Setelah itu, kami akan menggabungkannya menjadi satu.
BAB III
KONSEP DESIGN
3.1 Konsep Pembuatan Poster
Salah satu media pendukung dalam pembuatan film adalah
poster, poster berperan penting dalam pembuatan film karena poster merupakan
sarana komunikasi satu arah dalam bentuk tulisan dan gambar yang berfungsi
untuk menyampaikan suatu pesan atau dapat juga disebut sebagai media yang
dibuat untuk mempromosikan dan menyampaikan suatu informasi.
Poster 1

Poster di atas merupakan poster
yang sesuai dengan tema kelompok 1, yaitu “Visit Jateng 2013”. Poster di atas
menjelaskan tentang aspek-aspek yang ada di Jawa Tengah melalui gambar serta
tulisan yang terdapat di dalam poster tersebut. Gambar Candi Borobudur menjadi
layar utama dalam poster di atas karena Jawa Tengah identik dengan budaya jawa
yang sangat kental dan dapat di wakilkan oleh gambar Candi Borobudur. Di dalam
poster di atas juga terdapat gambar wanita yang sedang menari dengan dandanan
jawa yang menjadi simbol tarian jawa dan adat istiadat jawa yang sangat kental.
Gambar “Lawang Sewu” dan “SAM POOKONG” yang ada di dalam poster di atas
mewakili contoh tempat pariwisata yang ada di Semarang. Contoh tempat wisata
yang di ambil adalah tempat wisata yang ada di Semarang karena Semarang
merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah. Tulisan”Jateng Pesona Asia” merupakan
tulisan yang sesuai dengan tema Visit Jateng karena Adat yang kental di wilayah
Asia merupakan adat jawa, dan Jawa Tengah merupakan pusat adat istiadat jawa.
Logo yang terdapat di pojok kiri bawah merupakan logo resmi dari program
pemerintah “Visit Jateng 2013”.
Poster 2

Poster 2 merupakan poster yang
dibuat khusus untuk film kelompok 1 yang bertema “Visit Jateng 2013” . Design poster
di atas yaitu mengambil layar utama pantai dan bintang laut sebagai point utama
yang menjadi titik pusat. Judul di buat seperti di atas karena agar
kata”JeParadise” menjadi kata ambigu yang mempunyai dua arti yaitu “Jepara”
yang merupakan nama kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang juga mempunyai
tempat wisata pantai, kata yang kedua yaitu “Paradise” yang merupakan kata yang
sering digunakan untuk mendeskripsikan keindahan pantai atau suatu tempat, kata
tersebut merupakan bahasa inggris yang berarti “Surga”.
Langkah-langkah yang dilakukan dalam
pembuatan kedua poster
diatas adalah:
1.
Menentukan tema yang
diangkat sebagai permasalahan atau tujuan
utama
2.
Membuat rancangan
bentuk dan penyajian Poster.
3.
Mencari data dalam
bentuk gambar melalui survey dan
download internet yang mendukung dan berkaitan dengan bencana alam di
Indonesia.
4.
Memilih gambar yang
tepat serta memilih kata-kata untuk dimasukkan dan dijadikan poster.
5.
Membuat dan mengolah
data yang ada untuk dijadikan poster yang utuh dengan menggunakan software
CorelDRAW dan Adobe Photoshop CS.
3.2 Konsep pembuatan webblog
Above the fold

Design webblog kelompok satu yaitu
mengangkat background ceria yang menggambarkan kecerian dari kelompok satu
sendiri. Logo blogspot atau navbar yang digunakan yaitu gambar spongebob yang
juga mendukung tema kecerian blog kelompok satu. Warna webblog yang digunakan
yaitu serba orange agar menambah kesan semangat dan optimis dari kelompok satu.
Isi dari webblog kelompok satu yaitu laporan konsep design, poster anggota
kelompok dan poster kelompok, film kelompok satu, link blog anggota kelompok,
dan link yang terkait dengan Undip, Fakultas Teknik dan Jurusan Perencanaan
Wilayah dan Kota. Selain itu blog kelompok satu juga menampilkan foto-foto
kelompok selama pembuatan dan penyusunan tugas Teknologi Komunikasi.
Sedangkan langkah-langkah yang dilakukan dalam membuat
akun pada blogspot adalah :
1.
Buka
http://blogspot.com
2.
Lalu klik Sign in untuk mendaftarkan akun Anda
3.
Ikuti
langkah-langkah pada blogspot tersebut
4.
Jika sudah
untuk mengganti tampilan homepage bisa menggunakan theme yang telah tersedia dari blogspot.
5. Homepage
kelompok satu adalah http://kelompoksatutekkom.blogspot.com
3.3 Konsep
pembuatan film
Tema
Utama : Visit Jateng
Dalam film ini kami mengambil tema visit
jateng dan film ini merupakan suatu bentuk kepedulian kami terhadap potensi
pariwisata yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Genre dari film yang kami
rencanakan ini adalah film dokumentasi drama yang dicampur dengan unsur komedi dan unsur percintaan,
agar jalan cerita yang kami bawakan tidak monoton dan tidak terkesan kaku.
“Jeparadise”, itulah judul yang kami
ambil dalam pembuatan film yang kami kerjakan. Dalam film ini, kami membahas
mengenai indahnya tempat-tempat pariwisata yang ada di Provinsi Jawa Tengah.
Pembuatan film ini mengambil setting tempat di Pantai Kartini Jepara, Pulau Karimun
Jawa, Tugu Muda Semarang, Lawang Sewu, Sam Poo Kong, dan beberapa tempat yang
sekiranya mendukung atas film kami.
3.3.1
Pemain dan Karakter
1. Muh.
Isra Calvin Andhika (Kevin)
Suka bercanda,
melankolis
2. Zulkarnain
Efendi (Vendi)
Baik, ramah,
halus dalam bicara
3. Banu
Jatu Ismoyo (Banu)
Suka telat,
bimbang
4. Jessyca
Firsta As (Jessy)
Judes,
pemarah, keras kepala
5. Eriska
Lutviasari (Eriska)
Agak judes,
cerewet
6. Rizqi
Yuniarti (Ade)
Biasa saja
7. Novi
Anathasya Purba (Novy)
Pendiam, sulit
ditebak
8. Dyah
Ayu M (Dyah)
Pendiam, Tak banyak
bicara
9.
Arina Romadhoni (Arina)
Tak
berpendirian tetap
3.3.2 Sinopsis Film
Film ini menceritakan tentang persahabatan tulus delapan mahasiswa Universitas
Diponegoro yang suatu hari pada hari senggang bersepakat untuk berjalan-jalan
di sekitar semarang untuk refresing. Salah satu sahabat yang bernama Novy
tiba-tiba tidak datang pada jalan-jalan semarang yang sudah direncanakan
tersebut. Sahabat yang bernama Banu datang terlambat karena menjemput Novy yang
ternyata Novy tidak ada di rumahnya dan Banu menemui sahabat lainnya tanpa
Novy, sahabat lainnya menjadi jengkel dengan Novy, tetapi mereka tetap
memutuskan untuk berjalan-jalan seputar semarang tanpa Novy dan sore harinya
mereka bersama-sama ke rumah Novy untuk mencari Novy. Sesampainya di rumah Novy
mereka bertemu dengan Bapak Novy dan kata Bapak Novy, Novy pergi ke Jepara
dengan temannya. Ketujuh sahabatpun merasa marah, jengkel dan kecewa karena
Novy tidak datang pada janji yang telah di buat. Akhirnya kedelapan sahabtpun
menyusul Novy Ke Jepara, ternyata Novy berada di Pulau Karimun Jawa. Setelah
kedelapan sahabat berjalan-jalan memutari Pulau Karimun Jawa akhirnya merekapun
bertemu dengan Novy yang ternyata Novy sendiri tanpa ada teman lain yang
mendampinginya. Ke tujuh sahabatpun di buat marah dan kecewa kembali karena
niat baiknya yang menghampiri Novy di Jepara menjadi sia-sia ketika Novy
berkata” Sudahlah, aku pengen sendiri disini, aku lagi ada masalah” Sahabat
yang bernama Jessycapun marah dan memutuskan untuk meninggalkan Novy, lalu kedua
sahabat lainnya mengejar Jessyca dan sisanya masih bersama Novy. Pada saat itu
juga suatu kebenaran terungkap, Kevin menyatakan cinta ke Novy, padahal di
persahabatan mereka suadah ada perjanjian “TIDAK ADA CINTA DALAM PERSAHABATAN”.
Mendengar Kevin Menyatakan cinta kepadanya, Novy menjadi gelisah dan akhirnya
dia berkata”Sudahlah Vin, aku gak bisa”. Cerita ini berakhir dengan kesedihan,
karena Novy kehilangan cinta dan sahabatnya.
3.3.3 Skenario Naskah Film
Babak 1
Di suatu pagi menjelang siang, tepatnya ketika mastahari
di penghujung galah. Dyah gelisah dan termenung sambil meredam jengkel di dalam
hatinya karena ke tujuh sahabat yang sudah sepakat akan kumpul-kumpul di rumah
Dyah hari ini tidak kunjung datang.
Scene 1, di rumah dyah, pagi
menuju siang, start musik
Kamera sorot pintu kamar Dyah, Dyah keluar dari
kamar.
Cut to..
Scene 2, Di rumah Dyah, pagi
menuju siang
Kamera move to pintu rumah dyah, Dyah keluar dari rumah
sambil memegang handphone
Cut to...
Scene 3, Di rumah Dyah, pagi
menuju siang
Kamera sorot dari samping kiri menuju ke Dyah, Dyah duduk
di depan rumah sambil berkata” Mana sish ni anak-anak, udah jam segini kok
belum datang juga, heran masih pada ngapain”
Cut to...
Scene 4, Di rumah Dyah, pagi menuju siang matahari sudah
mulai panas
Kamera sorot pagar rumah Dyah, Dyah berdiri dari duduknya
lalu berjalan menuju pagar rumah sambil menegok ke arah kanan melihat
jalan(mengecek teman-temannya apakah sudah ada tanda kedatangan).
Cut to....
Scene 5, Di depan rumah Dyah,
siang hari
Kamera sorot halaman rumah Dyah dari sisi kiri. Kevin,
Jessyca, Arina, Ade, Novy datang dan parkir motor.
Cut to....
Scene 6, Di teras rumah Dyah,
Siang hari
Kamera sorot dari depan dyah menuju Kevin dan kawan-kawan
(sebagai pandangan dari Dyah ke teman-temanya). Kevin dkk “Assalamu’alaikum”.
Dyah menjawab”Wa’alaikumsalam, kalian kemana aja sih, ini udah jam berapa,
kenapa jam segini baru pada dateng?”
Cut to....
Scene 7, Di teras rumah Dyah.
Siang hari
Kamera sorot kevin dkk dari arah depan. Jessyca menjawab”
Iya nih, si Ade tadi bangunnya kesiangan padahal dari pagi udah di
telfon-telfon”. Ade menjawab” Yeee enggak, aku udah bangun dari tadi, Arina tu
lama. Kevin bicara” Aku gak ikut-ikut lho ya”.
Cut to...
Scene 8. Di teras rumah Dyah.
Siang hari
Kamera sorot dari arah kiri rumah ke Dyah dkk yang sedang
mulai duduk di teras rumah Dyah (semuanya berbincang-bincang tentang rencana
jalan-jalan bareng muter-muter semarang).
Cut to....
Scene 9. Di teras rumah Dyah.
Siang menuju sore
Kamera sorot ke arah halaman
rumah Dyah. Eriska dan Banu datang.
Cut to...
Scene 10. Di teras rumah Dyah.
Siang menuju sore
Kamera sorot Banu dan Eriska.
Banu+Eriska” Assalamu’alaikum”
Cut to...
Scene 11. Di teras rumah Dyah.
Siang menuju sore
Kamera sorot wajah Jessyca. Semuanya” Walaikumsalam”.
Jessyca” Eh, ini udah jam berapa?kenapa kalian baru dateng?”.
Cut to...
Scene 12. Di teras rumah Dyah.
Siang menuju sore
Kamera sorot wajah Eriska dan Banu. Eriska+Banu”
maaf-maaf tadi tu macet”.
Cut to...
Scene 13. Di teras rumah Dyah.
Siang menuju sore
Kamera sorot Dyah dan semuanya. (Semuanya
berbincang-bincang dan bercanda-canda dan merencanakan jalan-jalan semarang
kembali).
Cut to...
Scene 14.Di teras rumah Dyah.
Sore
Kamera sorot Dyah dkk. Kevin
dkk berpamitan.
Cut to....
Babak 2
Keesokan harinya, ke enam sahabat berkkumpul dan
berangkat untuk jalan-jalan memutari Semarang. Banu dan Novy belum ada karena
Banu masih menjemput Novy kerumahnya. Sahabat-sahabat yang lainnya sudah sampai
di Lawang Sewu.
Scene 15. Di depan Lawang Sewu.
Pagi hari
Kamera sorot ke arah ke enam sahabat dari depan. Keenam
sahabat berjalan dari arah barat ke timur. Keenam sahabat berbincang-bincang
dan bercanda gurau.
Cut to....
Scene 16. Di depan Lawang Sewu.
Pagi hari
Kamera sorot tampak jessyca berbincang “ banu mana ya?
Kok jam segini blum dateng, padahal kan janjian kita jam 7”
Kamera sorot tampak Dyah “ kan
Banu lagi jemput novy”
Kamera sorot kevin “ lho kok,
ngak aku aja????”
Kamera sorot Ade “ kanapa harus
kamu? Banu kan bisa....”
Kamera sorot
tampak ke enam sahabat memandang kevin dan mereka bilang “ hayo knapa
vin? Ada masalah ya”
Kamera sorot Kevin “ nggak kok, nggak kenapa-napa. Yaudah
ayo kita lanjut jalan jalanya”
Keenam sahabat lanjut berjalan jalan menuju bangunan
bersejarah di kota Semarang.
Babak 3
Siang hari mereka sampai di bangunan yang bernama Gereja
Blenduk Tempatnya di Kota Semarang ( merupakan bangunan bersejarah di Kota
Semarang ).
Kamera Sorot kedatangan keenam sahabat yang baru turun
dari kendaraan mereka langasung menuju ke taman yang berada didepan Gereja
Blenduk.
Kamera sorot mereka berjalan
Kamera sorot Kevin ( Kevin
berjalan dengan pandangan kosong )
Kamera sorot ke enam sahabat ketika itu pula Kevin
Terjatuh dari jalannya dan menabrak batas taman.
Kamera sorot Kevin ( yang terjatuh ) dan keenam sahabat
sedang melihat Kevin
Kamera sorot keenam sahabat dan mengahampiri Kevin dan
bergerombol disekitar Kevin.
Kamera sorot wajah keanam sahabat yang tersentak kaget
karena melihat kevin jatuh.
Kamera sorot Jessyca “knapa
vin??”
Kamera sorot Eriska “ nggak
papa kan vin?”
Kamera sorot Dyah “ kamu
mikirin Novy ya vin? Kok ajtuh”
Kamera sorot Kevin “ nggak papa
kok , ayo kita lanjut”
Babak 4
Kesorean harinya keenam sahabat menuju kerumah novy,
mereka bertemu dengan Bapaknya yang bernama Zulkarnain ( sedang membaca koran
dipinggir kolam).
Kamera sorot rumah dan bapaknya Novy, disambung dengan
kedatangan keenam sahabat menghampiri bapak Zulkarnain.
Kamera sorot Jessyca &
Eriska “selamat sore om?”
Kamera sorot Bapak Zulkarnain “iya, sore. Ada apa ya dek?
Kok rame-rame datang kesini?”
( keenam sahabat sambil mencium
tangan bapak Zulkarnain )
Kamera sorot Jessyca “ kami
kesini untuk mencari Novy, pak”
Kamera sorot Dyah “ iya pak,
kami kesini mau bertemu Novy”
Kamera sorot Bapak Zulkarnain “ Novy nya sedang tidak ada
dirumah, dia sekarang berada diJepara. Kemungkinan besok baru balik kerumah”
Kamera sorot wajah ke enam sahabat” oh, gitu ya om., Ya
udah om kalau gitu kita semua pamit dulu ya om, terimakasih”
Kamera sorot keenam sahabat pergi ( mereka berhenti dan
berbincang-bincang)
Kamera sorot Jessyca “kok novy
gitu sih!!!”
Kamera sorot Dyah “ iya ya kan kita udah janjian kok dia
ninggalin kita”
Kamera sorot Eriska “novy buat kita nggak senang aja,
jadi buat kesel aja”
Kamera sorot kevin “ udah lah
dia kan teman kita”
Kamera sorot Banu “ apa maksudmu cuma bilang sudah lah,
kan dia udah ingkar janji”
Kamera sorot Ade “ udah –udah , knapa kalian jadi
berantem. Mending kita besok berangkat nyusul novy, buat memastikan dia ada di
Jepara Sekalian kita jalan -jalan”
Kamera sorot Kevin “ya udah
besok kita berangkat
Ending
Keesokan harinya sampailah mereka di Jepara, Mereka
sampai Pantai Kartini, lalu menyebrang ke Pulau Karimun Jawa untuk menemui Novy.
Tetapi Eriska dan Ade tidak dapat ikut karena mereka sakit.
Kamera sorot kelima sahabat. Kelima sahabat menyebrangi
laut menggunakan kapal untuk menuju pulau.
Kamera sorot Pulau Karimun Jawa, lalu sorot ke lima
sahabat. Sampailah di Pulau Karimun Jawa.
Kamera sorot kelima sahabat. Kelima sahabart
berjalan-jalan memutari pulau untuk mencari Novy.
Kamera sorot Jessyca”Itu kan
Novy!”
Kamera sorot Dyah dan Arina”Oh,
iya itu Novy”
Kamera sorot Kevin” Ayoo, kita
samperin dia!”
Kamera sorot Dyah, Arina, dan Jessy” Novvvvv....???”
Kamera sorot Novy ( Novy pasang
wajah sedih dan cuek)
Kamera sorot Arina” Nov, kok kamu sendiri, mana temenmu?
Katanya kamu kesini sama temenmu?”
Kamera sorot Novy” sudahlah, aku lagi pengen sendiri
disini, aku lagi ada maslah”
Kamera sorot Jessyca” Ih, kok kamu gitu sih Nov, kita
jauh-jauh kesini tu Cuma buat nyaperin kamu, yaudahlah aku pulang aja”
Kamera sorot Kevin” Dah lah Jes, jangan marah-marah, kita
kan udah ketemu Novy disini, mending kita jalan-jalan sekalian disini.
Kamera sorot Jessyca” Alaaah, Modus!!!!” sambil menceburkan
Kevin Ke laut. Jessyca lari untuk meninggalkan Novy.
Kamera sorot Arina dan Dyah(
Lari mengejar Jessyca)
Kamera sorot Banu( mencoba
menolong Kevin yang tercebur di laut.
Kamera sorot Novy ( Novy lari
meninggalkan Kevin)
Kamera sorot Kevin ( Lari mengejar Novy” sambil
berteriak” Nov, Aku tu Cinta Sama Kamu”
Kamera sorot Novy” Udahlah Vin,
Aku gag bisa
3.3.4
Tujuan Pembuatan Film
Tujuan dari pembuatan film ini adalah
untuk mengenalkan potensi pariwisata dan kelebihan dari Kawasan Pariwisata
Provinsi Jawa tengah. Kemudian untuk tujuan yang kedua adalah kami ingin
menjelaskan dan mendiskripsikan macam-macam tempat pariwisata yang ada di Provinsi Jawa
Tengah. Dengan adanya pembuatan film ini, diharapkan masyarakat lebih cepat
menangkap isi dari maksud kami.
3.3.5 Bentuk
Cerita
Alur cerita yang kita pergunakan dalam
film ini adalah alur campuran yaitu maju dan mundur. Maksudnya, pada alur mundur adalah saat novy bercerita tentang
persahabatannya. Sedangkan alur maju adalah dimulai dari adegan dirumah Dyah
dan sampai ending film yaitu adegan pada saat di Jepara.
3.3.6 Target dan Genre Film
Target dari film ini adalah penonton ikut masuk kedalam cerita yang telah di buat sedemikian
hingga. Sehingga menjadi cerita yang begitu mempunyai arti yaitu antara cinta
dan persahabatan manakah yang lebih penting. Target berikutnya yaitu agar
penonton tertarik dengan tempat-tempat pengambilan gambar film yang merupakan
tempat-tempat istimewa di Jawa Tengah dan penonton menjadi ingin mengunjungi
tempat-tempat tersebut.
BAB
IV
PENUTUP
4.1
Kesimpulan
“Visit Jateng” adalah tema utama kelompok kami, yang
dimaksud dengan tema “Visit Jateng” adalah bagaimana kami membuat suatu media,
baik media visual maupun audio visual untuk memperkenalkan kepada masyarakat
luas tentang potensi pariwisata yang berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah
sekaligus merekomendasikan kepada masyarakat untuk memberikan pilihan tempat
wisata yang berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Kami memperkenalkan potensi pariwisata Jawa Tengah
dengan dua media, yaitu media visual dan media audio visual. Media visual merupakan media komunikasi melalui penglihatan,
contohnya poster dan website. Poster dan website yang kami buat berorientasi
pada tema, yaitu “Visit Jateng”. Dengan tatanan konsep yang sesuai dengan tema,
dan bertujuan memperkenalkan potensi pariwisata di Jawa tengah. Media yang
kedua adalah audio visual yang merupakan proses penyampaian pesan
atau informasi dari sumber kapada satu penerima atau lebih dengan cara
memvisualisasikan sekaligus memperdengarkan isi pesan atau informasi kepada
penerima dengan melalui media yang menunjangnya. Contoh media audio visual
adalah film. Kami membuat sebuah film dengan tema ”Visit Jateng” dengan
menampilkan tempat-tempat pariwisata Jawa Tengah beserta potensi pariwisata
yang lain, yang bertujuan utama memperkenalkan dan merekomendasikan kepada
masyarakat mengenai tempat-tempat pariwisata di Jawa tengah yang patut untuk
dikunjungi.
4.2
Saran
Saran
yang data kami berikan yaitu kami
berharap kepada semua orang yang sudah melihat dan menyaksikan film, poster,
dan webblog kami, dapat tertarik untuk mengunjungi Jawa Tengah guna bukti dari
keberhasilan tugas kami ini. Saran kami juga untuk masyarakat Jawa Tengah agar
tetap menjaga keasrian Jawa Tengah agar tetap menjadi Provinsi budaya yang
kental akan adat jawa dan tempat wisata yang memikat, sehingga dapat menarik
wisatawan untuk berkunjung di Jawa Tengah. Saran kami untuk seluruh warga
Negara Indonesia yaitu kenalilah Jawa Tengah karena “ Jateng Pesona Asia”.
DAFTAR PUSTAKA
http://ayonana.tumblr.com/post/390644418/definisi-film. Di unduh pada Hari Senin, 2 Juli 2012. Pukul 21.00
http://egoprakoso.blogspot.com. Di unduh pada Hari Senin, 2 Juli 2012. Pukul 21.15
http://ilmudanpengetahuangratis.blogspot.com/2011/06/pengertian-poster.html.
Di unduh pada Hari Senin. Pukul
21.22
http://zanu-megapro.blogspot.com/2009/01/pengertian-poster.html.
Di unduh paha hari Senin, 2 Juli
2012. Pukul 21.34
http://opikansel.blogspot.com/2011/03/pengertian-poster-dan-slogan.html.
Di unduh Pada hari Senin, 2 Juli
2012. Pukul 22.15
http://www.rumahkiat.com/pengertian-blog-atau-website. Di unduh pada hari Senin, 2 Juli 2012. Pukul 22.43
http://bayuamong.blogspot.com/2007/12/pengertian-web-blog.html. Di unduh pada hari Senin, 2 Juli 2012. Pukul 22.56
mantap.... ditunngu film selanjutnya
BalasHapus